Sebagian Anak Muda Tertarik Untuk Berbisnis di Era Digital?
(sumber: webinar Telkom Indonesia)
Revolusi industri 4.0 tentunya tak dapat dipisahkan dengan kemajuan teknologi. Anak muda pun dituntut lebih maju. Berbisnis di era digital adalah salah satu yang disebut sebagai peluang baru pada revolusi industri ke-4 atau 4.0.
Anak muda dinilai dapat ikut menciptakan lapangan kerja dengan cara memulai berbisnis. Anak muda diharapkqn bukan hanya menjadi ''penonton'' tetapi juga dapat menjadi ''pemain'' dalam mendukung pertumbuhan ekonomi negara ini.
Berbisnis di era digital memang menggiurkan juga menguntungkan terlebih bagi anak muda yang melek teknologi dan bisa melihat peluang.
Pengertian berbinis sendiri adalah suatu usaha dalam memperjualbelikan barang atau jasa. Berbisnis pun tidak terikat oleh usia. Bahkan di era digital ini, anak-anak muda sedang gencar dalam membangun bisnisnya. Banyak anak muda yang bermimpi menjadi pebisnis sukses di usia muda dan banyak juga anak muda yang meninggalkan pekerjaan sebelumnya, kemudian memilih membuka bisnis.
Bisnis kedai kopi, bisnis thrift, bisnis budidaya ikan cupang, membuka online shop di marketplace, membeli franchise ternama, bisnis makanan, dan bisnis membuka warung kecil-kecilan merupakan beberapa jenis bisnis yang banyak digemari muda-mudi di era digital.
Berbisnis di era digital menjadi hal yang jauh lebih mudah berkat kemajuan teknologi. Pebisnis dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memperoleh pasar yang baik. Salah satu hal baik seorang pebisnis muda adalah dapat memanfaatkan media sosial dengan baik untuk memasarkan produk mereka sebab media sosial kini bukan lagi untuk ajang mengekspresikan diri, melainkan menjadi pasar dalam memasarkan suatu produk atau jasa.
Tips dalam berbisnis di era digital agar bisa bertahan dikala maraknya pebisnis baru yang bermunculan.
1. Berpikir kreatif
2. Berorientasi pada masalah dan solusi
3. Pandai melihat peluang
4. Kenali siapa konsumen anda
5. Manfaatkan teknologi
Anak muda yang akan memulai berbisnisnya harus memiliki alasan dan tujuan yang kuat. Bertujuan menjadi banyak uang sangatlah tidak cukup dalam berbisnis, karena berbisnis melibatkan banyak hal. Setelah alasan ingin berbisnis sudah matang, selanjutnya menyusun strategi dan eksekusi. Pelajari dan gali terus informasi mengenai bisnis tersebut. Hal tersebut dilakukan agar bisnis menjadi terarah dan meminimalisir kerugian. Jika tidak dilakukan persiapan dan pemikiran yang matang dikhawatirkan hanya buang-buang uang dan tenaga. Tak bisa dipungkiri bahwa anak muda kadang memulai sesuatu karena sedang tren aja.
Komentar
Posting Komentar