Tahun ini Rusia Batal Jadi Tuan Rumah Final Liga Champions 2021/2022

 

sumber: twitter.com

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (23/2) mendeklarasikan perang dengan Ukraina, menurut laporan dari New York Post. Akibatnya terjadinya invasi Rusia ke Ukraina beberapa sektor terdampak buruk baik secara dalam skala nasional maupun skala internasional. Salah satunya ajang olahraga sepakbola yaitu Final Liga Champions.

Final Liga Champions 2021/2022 akan diadakan di Rusia tepatnya di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, Rusia, tanggal 28 Mei mendatang.  Sangat disayangkan akibat invasi Rusia ke Ukraina yang sudah terlanjur bergejolak, mengakibatkan dapat membahayakan keselamatan dan keamanan pihak terkait apabila tetap digelar di sana.
Maka dari itu UEFA mengambil langkah yang cepat dengan diadakannya rapat luar biasa di antara anggota Komite Eksekutifnya, Jumat (25/2/2022) sore WIB. Hasil rapat tersebut memutuskan Saint Petersburg tidak jadi menghelat Final Liga Champions 2021/2022 pada 28 Mei. Hal tersebut dikarenakan buntut dari invasi Rusia terhadap Ukraina.

Sebelum lebih lanjut membahas, Union of European Football Associations (UEFA) merupakan salah satu asosiasi sepak bola nasional Eropa. UEFA menjalankan kompetisi klub dan negara termasuk Kejuaraan Eropa UEFA, Liga Champions UEFA, Liga Eropa UEFA, dan Piala Super UEFA, mengatur semua peraturan, hak siar media, serta hadiah disaat adanya kompetisi. Akhirnya UEFA memutuskan untuk menunjuk Stade de France di Saint-Denis sebagai penggantinya. dan pertandingan akan dimainkan seperti yang dijadwalkan pada hari Sabtu 28 Mei pukul 21:00 CET.

Selain keputusan di atas. Melansir dari uefa.com terkait keputusan dari rapat komite eksekutif UEFA pada Jumat, 25 Februari 2022 beberapa keputusan yang lainnya dapat disampaikan sebagai berikut:

1. UEFA ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaannya kepada Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron atas dukungan dan komitmen pribadinya untuk memindahkan pertandingan paling bergengsi sepak bola klub Eropa ke Prancis pada saat krisis yang tak tertandingi. Bersama dengan pemerintah Prancis, UEFA akan sepenuhnya mendukung upaya multi-stakeholder untuk memastikan penyediaan penyelamatan bagi para pemain sepak bola dan keluarga mereka di Ukraina yang menghadapi penderitaan, kehancuran, dan pemindahan manusia yang mengerikan.
2. Pada pertemuan hari ini, Komite Eksekutif UEFA juga memutuskan bahwa klub dan tim nasional Rusia dan Ukraina yang bersaing di kompetisi UEFA akan diminta untuk memainkan pertandingan kandang mereka di tempat netral sampai pemberitahuan lebih lanjut.
3. Komite Eksekutif UEFA lebih lanjut memutuskan untuk tetap siaga untuk mengadakan pertemuan luar biasa lebih lanjut, secara berkelanjutan secara teratur jika diperlukan, untuk menilai kembali situasi hukum dan faktual saat berkembang dan mengambil keputusan lebih lanjut seperlunya.

Terpilihnya Paris sebagai kandidat utama pengganti Saint Peterburg adalah karena Paris sudah lama tidak menjadi tuan rumah Liga Champions terakhir pada tahun 2006 dan saat ini Prancis memegqng jabatan (bergilir) presiden Dewan Uni Eropa. Sedangkan Rusia terakhir menjadi tuan rumah pada tahun 2008. Keberanian Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyerang Ukraina akhirnya berdampak buruk untuk berbagai sektor di negara itu, termasuk olahraga. Hal ini bisa mengancam juga keikutsertaan Rusia di ajang olahraga Internasional. Contohnya pebalap F1 Sebastian Vettel sudah menolak untuk tampil di GP Rusia musim ini karena aksi brutal Negeri Beruang Merah tersebut. Sementara, keputusan untuk memindahkan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada akhir Maret nanti dari Rusia tergantung keputusan FIFA. Sejauh ini belum ada keputusan dari FIFA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tips agar Kamu Tampil Semakin Percaya Diri Saat Bermain Futsal

Mengenal Posisi Pemain dalam Futsal, Apa Saja?

Daftar Cabang Olahraga Beserta yang Mewakili Indonesia di SEA Games 2022 di Vietnam